Entri Populer
-
Tuhan, malam ini ku ingin menangis.. Menangis karena semua yang telah terjadi.. Menangis karena menyesali semua yang ada kini.. Tuhan dap...
-
Doa bapa kami yang terkenal itu menyebutkan, "ampunilah kami, seperti kamipun mengampuni orang yg bersalah kepada kami".. Hari i...
-
HISTORY OF TOEFL TOEFL stands for Test Of English as a Foreign Language. The TOEFL was introduced in the 1960ies by ETS — Educational Te...
-
Apa kabarmu AYAHku? Betapa RINDUnya diriku padamu.. Begitu banyak hal yang ingin kuCERITAKAN padamu.. hari ini saat kuMELIHAT seseorang...
-
sumber : yahoo.com TRIBUNNEWS.COM - Serangga yang disebut serangga tomcat menyerang warga apartemen di Surabaya. Serangga ini juga dilap...
-
Semua orang dapat melakukan apapun Demi nama Cinta Buruk Atau pun baik sekalipun Semua terjadi Atas nama Cinta Kini ku dapat merasak...
-
Segalanya berawal ketika saya masih berumur 6 th. Ketika saya sedang bermain di halaman rumah saya di California, saya bertemu seorang anak ...
-
Aku adalah aku Takkan pernah ada yang sperti aku Aku istimewa karena keunikanku Aku adalah angan-angan dan mimpi Akulah cahaya Cinta ...
-
NAME : MUTIARA ADELFINA MANIK CLASS : 3EB14 NPM : 24209413 EXERCISE A 4. The basketball player tossed the ball into the hoop (W) Correct...
Sabtu, 01 Oktober 2011
Sabtu, 09 April 2011
From : someone to : Tiara
Perasaan ini telah ada
Bukan pada saat pertama kali jumpa
Tapi saat pertama kali kita bertengkar
Di saat aku mulai suka menggodamu
Melihatmu dengan segala ekspresi
Bahagia dan sedih
Menangis dan tertawa
Mulai saat itu ku jatuh cinta padamu
Aku tau kau yang terbaik untukku
Kebaikanmu yang tulus
Ketulusanmu yang ikhlas
Keikhlasanmu yang penuh semangat
Aku rasakan setiap bersamamu
Senyummu yang menawan
Tawamu yang bebas lepas
Air matamu yang setiap malam berlinang
Tangisanmu yang mengiris hati
Semua itu mengajarkanku untuk memahamimu
Sejak itula aku tak bisa hidup tanpamu
Aku tau kau yang terbaik untukku TiAra.,.
Bukan pada saat pertama kali jumpa
Tapi saat pertama kali kita bertengkar
Di saat aku mulai suka menggodamu
Melihatmu dengan segala ekspresi
Bahagia dan sedih
Menangis dan tertawa
Mulai saat itu ku jatuh cinta padamu
Aku tau kau yang terbaik untukku
Kebaikanmu yang tulus
Ketulusanmu yang ikhlas
Keikhlasanmu yang penuh semangat
Aku rasakan setiap bersamamu
Senyummu yang menawan
Tawamu yang bebas lepas
Air matamu yang setiap malam berlinang
Tangisanmu yang mengiris hati
Semua itu mengajarkanku untuk memahamimu
Sejak itula aku tak bisa hidup tanpamu
Aku tau kau yang terbaik untukku TiAra.,.
Cinta Terakhir dan Akhir Dari Cintaku....
Doa bapa kami yang terkenal itu menyebutkan, "ampunilah kami, seperti kamipun mengampuni orang yg bersalah kepada kami"..
Hari ini sudah ketiga kalinya aku menemui sebuah kebohongan...
kali ini mungkin aku sudah merasa cukup, atas semua yang kulakukan..mungkin aku dianggap kurang tulus, atau mungkin caraku salah, setidaknya aku melakukannya dengan senang hati..dan aku tak pernah sekalipun mencoba berbohong...
aku pernah membaca kisah mengenai tokoh yg bernama "Ellen"..mungkin aku tak setegar dia...dan aku memutuskan untuk pergi....love is not for me and you...
Repost :
Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.
Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.
Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal! Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di rumah.
Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. “Ia sungguh cantik” kataku dalam hati, “Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik”. Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya.
Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.
4 Februari 1996.
Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku.Hmm. aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.
6 September 2001,
Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati. Jantungku serasa mau berhenti…
23 Oktober 2001,
Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui.
Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.
4 Januari 2002,
Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripadaMu.
Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya. Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.
14 Februari 2002,
Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil.
14 Februari 2003,
Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!
18 Juli 2005,
Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.
7 April 2006,
Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah.
Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.
15 November 2007,
Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent.
Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga.
Hari ini sudah ketiga kalinya aku menemui sebuah kebohongan...
kali ini mungkin aku sudah merasa cukup, atas semua yang kulakukan..mungkin aku dianggap kurang tulus, atau mungkin caraku salah, setidaknya aku melakukannya dengan senang hati..dan aku tak pernah sekalipun mencoba berbohong...
aku pernah membaca kisah mengenai tokoh yg bernama "Ellen"..mungkin aku tak setegar dia...dan aku memutuskan untuk pergi....love is not for me and you...
Repost :
Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.
Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.
Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal! Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di rumah.
Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. “Ia sungguh cantik” kataku dalam hati, “Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik”. Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya.
Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.
4 Februari 1996.
Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku.Hmm. aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.
6 September 2001,
Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati. Jantungku serasa mau berhenti…
23 Oktober 2001,
Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui.
Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.
4 Januari 2002,
Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripadaMu.
Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya. Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.
14 Februari 2002,
Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil.
14 Februari 2003,
Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!
18 Juli 2005,
Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.
7 April 2006,
Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah.
Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.
15 November 2007,
Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent.
Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga.
Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat. Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun. Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun...
Mr. M-ku..
Beberapa tentang dirinya yang kutahu... :
- Orang lain sering menyebutnya cuek, tidak peduli pada orang lain, egois, padahal jika diketahui dya adalah orang yang sangat hangat...
- Dya adalah seseorang yang tidak menyukai suasana ribut atau hiruk-pikuk, tetapi dya begitu meyukai anak kecil..
- Kadang dya begitu bersemangat, lalu setelah itu dya redup dan tak kelihatan sinarnya,,
- Dya begitu mencintai Ibu-nya mencintai keluarganya, tapi dya tidak mengerti cara mengungkapkannya...
- Memuji Tuhan adalah talentanya, tetapi ada yang terlupakan karena itu..
- Dya adalah orang yang berhasil disatu sisi, dan gagal disisi yang lain..
- Saat dya tersenyum dunia seakan berhenti, senyuman itu begitu tulus.
- Apapun dya korbankan untuk wanita yang dicintainya.apapun..selain Hobinya
- Dya begitu banyak memberikan harapan yang tak akan pernah terwujud, dan harapan itu kini berubah menjadi luka yang begitu dalam dan sulit untuk disembuhkan...
- dya begitu mesterius tetapi sangat menarik...
- begitu banyak yang telah dya korbankan untuk mendapatkan sesuatu tetapi begitu mudah untuknya melepas hal itu...
- dya begitu menyayangi teman-temannya, walau dya kadang mengabaikan orang yang paling menyayanginya...
- dya begitu mudah untuk datang, tetapi sulit untuk pergi...
- kadang dya mengejar sesuatu yang belum pasti, tetapi mengabaikan seseorang yang berharap dya adalah masa depannya...
- kadang dya menuntut orang lain untuk konsisten tetapi kadang dya sendiri tidak konsisten pada dirinya sendiri..
- kadang dya selalu menyebut apa yang dirasakannya adalah cinta, padahal dya tidak mengerti apa yang dinamakan "cinta"..
- dya mengajarkanku banyak hal, tapi sepertinya dya tidak pernah belajar dari semua yang telah terjadi..Dyalah Mr. M ku....
dyalah Mr. M ku...;):)
Kamu, Aku dan Kenangan Kita
Semua orang dapat melakukan apapun
Demi nama Cinta
Buruk
Atau pun baik sekalipun
Semua terjadi
Atas nama Cinta
Kini ku dapat merasakannya
Entahlah sejak kapan ku menyadarinya
Kutak mengerti
Apakah ini cinta yang sesungguhnya?
Ku berjalan menelusuri kehadirannya
Ku termenung merasakan sentuhannya
Apakah ini cinta yang kunantikan?
Kini baru kusadari
Kaulah tujuan
dalam setiap langkahku
Kaulah semangat
dalam hidupku
Kaulah keabadian yang tertanam dalam hatiku
Kaulah cinta yang lama kunantikan kehadirannya
Kau hadir dalam kekosongan hatiku
Kau membuat hidupku menjadi lebih indah
Ku ingin selalu bersamamu
Mendekap erat dirimu
Tak ingin kau pergi dari hidupku
Ku begitu mencintaimu kekasihku
Tahukah kau bahwa kau jiwaku
Kaulah hidupku
Kutak mampu tanpa dirimu
Hai kekasih sedang apa dirimu disana?
Ku disinisedang memikirkan dirimu
mengenang tawamu,candamu,dan semua tentang dirimu
Malam ini saat kudengarkan senandung lagu ini
Kuingin kau ada dalam hidupku
Bahkan terlebih lagi dalam hari-hariku
Aku masih menunggumu untuk lewati hidup ini
Hanya ada kita berdua
Kau dan Aku
Tuhan, rasa apa ini?
Kutak dapat berhenti memikirkanmu
Kutak ingin kau berubah
Kuingin kau tetap milikku
Dan tak akan terganti hingga dunia berakhir
Demi nama Cinta
Buruk
Atau pun baik sekalipun
Semua terjadi
Atas nama Cinta
Kini ku dapat merasakannya
Entahlah sejak kapan ku menyadarinya
Kutak mengerti
Apakah ini cinta yang sesungguhnya?
Ku berjalan menelusuri kehadirannya
Ku termenung merasakan sentuhannya
Apakah ini cinta yang kunantikan?
Kini baru kusadari
Kaulah tujuan
dalam setiap langkahku
Kaulah semangat
dalam hidupku
Kaulah keabadian yang tertanam dalam hatiku
Kaulah cinta yang lama kunantikan kehadirannya
Kau hadir dalam kekosongan hatiku
Kau membuat hidupku menjadi lebih indah
Ku ingin selalu bersamamu
Mendekap erat dirimu
Tak ingin kau pergi dari hidupku
Ku begitu mencintaimu kekasihku
Tahukah kau bahwa kau jiwaku
Kaulah hidupku
Kutak mampu tanpa dirimu
Hai kekasih sedang apa dirimu disana?
Ku disinisedang memikirkan dirimu
mengenang tawamu,candamu,dan semua tentang dirimu
Malam ini saat kudengarkan senandung lagu ini
Kuingin kau ada dalam hidupku
Bahkan terlebih lagi dalam hari-hariku
Aku masih menunggumu untuk lewati hidup ini
Hanya ada kita berdua
Kau dan Aku
Tuhan, rasa apa ini?
Kutak dapat berhenti memikirkanmu
Kutak ingin kau berubah
Kuingin kau tetap milikku
Dan tak akan terganti hingga dunia berakhir
April Love :)
April tahun ini terasa sepi , tidak seperti April pada dua tahun lalu..
Penuh dengan cinta..
Penuh dengan tawa...
Karena ada kamu disisi ini...
Menemani diri ini...
Tahun ini harusnya jadi tahun ketiga kita kan...??!!
Harusnya saat ini kamu berada disampingku...
Kita tertawa lagi...
Kita bicara lagi tentang cinta...
Masihkah kau ingat tentang apa yang pernah kita lalui bersama...??
Masihkah kau ingat tentang apa yang kita berdua pernah rasakan..??
Rasa ini...
Cinta ini...
Tak pernah berubah sedikit pun...
Seperti bunga yang baru mekar,,
Seperti matahari yang tak pernah terlambat untuk menyinari bumi...
Seperti itulah cintaku...
Setiap detik hidupku,,
Setiap langkah kakiku,,
Dan setiap hebusan nafasku...
Selalu ada kamu didalamnya...
Jika kudiberikan kesempatan untuk memilih ingin menjadi sesuatu...
Ku ingin menjadi Hujan..
Karena dengan menjadi hujan aku dapat memelukmu sepuasnya...
tanpa harus terlihat olehmu...
Ku percaya tentang kata-kata bijak "cinta tak harus memiliki"..
Karena walaupun aku tak bisa bersamamu..
Aku tetap akan bahagia melihatmu bahagia...
Semoga kau selalu bahagia disana,,,
kau selalu ada dalam doaku...
Karena aku mencintaimu....
TIARUZZ
Penuh dengan cinta..
Penuh dengan tawa...
Karena ada kamu disisi ini...
Menemani diri ini...
Tahun ini harusnya jadi tahun ketiga kita kan...??!!
Harusnya saat ini kamu berada disampingku...
Kita tertawa lagi...
Kita bicara lagi tentang cinta...
Masihkah kau ingat tentang apa yang pernah kita lalui bersama...??
Masihkah kau ingat tentang apa yang kita berdua pernah rasakan..??
Rasa ini...
Cinta ini...
Tak pernah berubah sedikit pun...
Seperti bunga yang baru mekar,,
Seperti matahari yang tak pernah terlambat untuk menyinari bumi...
Seperti itulah cintaku...
Setiap detik hidupku,,
Setiap langkah kakiku,,
Dan setiap hebusan nafasku...
Selalu ada kamu didalamnya...
Jika kudiberikan kesempatan untuk memilih ingin menjadi sesuatu...
Ku ingin menjadi Hujan..
Karena dengan menjadi hujan aku dapat memelukmu sepuasnya...
tanpa harus terlihat olehmu...
Ku percaya tentang kata-kata bijak "cinta tak harus memiliki"..
Karena walaupun aku tak bisa bersamamu..
Aku tetap akan bahagia melihatmu bahagia...
Semoga kau selalu bahagia disana,,,
kau selalu ada dalam doaku...
Karena aku mencintaimu....
TIARUZZ
Jumat, 08 April 2011
Jangan Tunggu Esok Hari Mengatakan Kepadanya
Segalanya berawal ketika saya masih berumur 6 th.
Ketika saya sedang bermain di halaman rumah saya di California, saya bertemu seorang anak laki-laki. Dia seperti anak laki-laki lainnya yang menggoda saya dan kemudian saya mengejarnya dan memukulnya.
Setelah pertemuan pertama dimana saya memukulnya,
kami selalu bertemu dan saling memukul satu sama lain di batas pagar itu.
Tapi itu tidaklah lama. Kami selalu bertemu di pagar itu dan kami selalu bersama. Saya menceritakan semua rahasia saya.
Dia sangat pendiam… dia hanya mendengarkan apa yang saya katakan.
Saya menganggap dia enak diajak bicara dan saya dapat berbicara kepadanya tentang apa saja.
Di sekolah, kami memiliki teman-teman yang berbeda tapi ketika kami pulang kerumah, kami selalu berbicara tentang apa yang terjadi di sekolah.
Suatu hari,saya bercerita kepadanya tentang anak laki-laki yang saya sukai tetapi telah menyakiti hati saya…. Dia menghibur saya dan mengatakan segalanya akan beres.
Dia memberikan kata-kata yang mendukung dan membantu saya untuk melupakannya.
Saya sangat bahagia dan menganggapnya sebagai teman sejati. Tetapi saya tahu bahwa sesungguhnya ada yang lainnya dari dirinya yang saya suka.
Saya memikirkannya malam itu dan memutuskan kalau itu adalah rasa persahabatan.
Selama SMA dan semasa kelulusan, kami selalu bersama dan tentu saja saya berpikir bahwa ini adalah persahabatan. Tetapi jauh di lubuk hati, saya tahu bahwa ada sesuatu yang lain.
Pada malam kelulusan, meskipun kami memiliki pasangan sendiri-sendiri, sesungguhnya saya menginginkan bahwa sayalah yang menjadi pasangannya.
Malam itu, setelah semua orang pulang, saya pergi ke rumahnya untuk mengatakannya.
Malam itu adalah kesempatan terbesar yang saya miliki tapi saya hanya duduk di sana dan memandangi bintang bersamanya dan bercakap-cakap tentang cita-cita kami. Saya melihat ke matanya dan mendengarkan ia bercerita tentang impiannya. Bagaimana dia ingin menikah dan sebagainya. Dia bercerita bagaimana dia ingin menjadi orang kaya dan sukses. Yang dapat saya lakukan hanya menceritakan impian saya dan duduk dekat dengan dia.
Saya pulang ke rumah dengan terluka karena saya tidak mengatakan perasaan saya yang sebenarnya. Saya sangat ingin mengatakan bahwa saya sangat mencintainya tapi saya takut.
Saya membiarkan perasaan itu pergi dan berkata kepada diri saya sendiri bahwa suatu hari saya akan mengatakan kepadanya mengenai perasaan saya.
Selama di universitas, saya ingin mengatakan kepadanya tetapi dia selalu bersama-sama dengan seseorang. Setelah lulus, dia mendapatkan pekerjaan di New York. Saya sangat gembira untuknya, tapi pada saat yang sama saya sangat bersedih menyaksikan kepergiannya. Saya sedih karena saya menyadari ia pergi untuk pekerjaan besarnya. Jadi… saya menyimpan perasaan saya untuk diri saya sendiri dan melihatnya pergi dengan pesawat.
Saya menangis ketika saya memeluknya karena saya merasa seperti ini adalah saat terakhir.
Saya pulang ke rumah malam itu dan menangis.
Saya merasa terluka karena saya tidak mengatakan apa yang ada di hati saya.
Saya memperoleh pekerjaan sebagai sekretaris dan akhirnya menjadi seorang analis komputer.
Saya sangat bangga dengan prestasi saya. Suatu hari saya menerima undangan pernikahan.
Undangan itu darinya. Saya bahagia dan sedih pada saat yang bersamaan.
Sekarang saya tahu kalau saya tak akan pernah bersamanya dan kami hanya bisa menjadi teman. Saya pergi ke pesta pernikahan itu bulan berikutnya. Itu adalah sebuah peristiwa besar.
Saya bertemu dengan pengantin wanita dan tentu saja juga dengannya.
Sekali lagi saya merasa jatuh cinta. Tapi saya bertahan agar tidak mengacaukan apa yang seharusnya menjadi hari paling bahagia bagi mereka.
Saya mencoba bersenang-senang malam itu, tapi sangat menyakitkan hati melihat dia begitu bahagia dan saya mencoba untuk bahagia menutupi air mata kesedihan yang ada di hati saya.
Saya meninggalkan New York merasa bahwa saya telah melakukan hal yang tepat. Sebelum saya berangkat… tiba-tiba dia muncul dan mengucapkan salam perpisahan dan mengatakan betapa ia sangat bahagia bertemu dengan saya.
Saya pulang ke rumah dan mencoba melupakan semua yang terjadi di New York.
Kehidupan saya harus terus berjalan.
Tahun-tahun berlalu… kami saling menulis surat dan bercerita mengenai segala hal yang terjadi dan bagaimana dia merindukan untuk berbicara dengan saya.
Pada suatu ketika, dia tak pernah lagi membalas surat saya. Saya sangat kuatir mengapa dia tidak membalas surat saya meskipun saya telah menulis 6 surat kepadanya..
Ketika semuanya seolah tiada harapan, tiba-tiba saya menerima sebuah catatan kecil yang mengatakan : “Temui saya di pagar dimana kita biasa bercakap-cakap”
Saya pergi ke sana dan melihatnya di sana. Saya sangat bahagia melihatnya tetapi dia sedang patah hati dan bersedih. Kami berpelukan sampai kami kesulitan untuk bernafas.
Kemudian ia menceritakan kepada saya tentang perceraian dan mengapa dia tidak pernah menulis surat kepada saya. Dia menangis sampai dia tak dapat menangis lagi… Akhirnya kami kembali ke rumah dan bercerita dan tertawa tentang apa yang telah saya lakukan mengisi waktu. Akan tetapi, saya tetap tidak dapat mengatakan kepadanya bagaimana perasaan saya yang sesungguhnya kepadanya.
Hari-hari berikutnya… dia gembira dan melupakan semua masalah dan perceraiannya. Saya jatuh cinta lagi kepadanya. Ketika tiba saatnya dia kembali ke New York, saya menemuinya dan menangis. Saya benci melihatnya harus pergi. Dia berjanji untuk menemui saya setiap kali dia mendapat libur.
Saya tak dapat menunggu saat dia datang sehingga saya dapat bersamanya. Kami selalu bergembira ketika sedang bersama.
Suatu hari dia tidak muncul sebagaimana yang telah dijanjikan. Saya berpikir bahwa mungkin dia sibuk. Hari berganti bulan dan saya melupakannya.
Suatu hari saya mendapat sebuah telepon dari New York. Pengacara mengatakan bahwa ia telah meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil dalam perjalanan ke airport. Hati saya patah. Saya sangat terkejut akan kejadian ini . Sekarang saya tahu… mengapa ia tidak muncul hari itu. Saya menangis semalaman.
Air mata kesedihan dan kepedihan. Bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi terhadap seseorang yang begitu baik seperti dia?
Saya mengumpulkan barang-barang saya dan pergi ke New York untuk pembacaan surat wasiatnya. Tentu saja semuanya diberikan kepada keluarganya dan mantan istrinya. Akhirnya saya dapat bertemu dengan mantan istrinya lagi setelah terakhir kali saya bertemu pada pesta pernikahan. Dia menceritakan bagaimana mantan suaminya. Tapi suaminya selalu tampak tidak bahagia.
Apapun yang dia kerjakan… tidak bisa membuat suaminya bahagia seperti saat pesta pernikahan mereka. Ketika surat wasiat dibacakan, satu-satunya yang diberikan kepada saya adalah sebuah diary.
Itu adalah diary kehidupannya. Saya menangis karena itu diberikan kepada saya. Saya tak dapat berpikir… Mengapa ini diberikan kepada saya?
Saya mengambilnya dan terbang kembali ke California.
Ketika saya di pesawat, saya teringat saat-saat indah yang kami miliki bersama.
Saya mulai membaca diary itu. Diary dimulai ketika hari pertama kami berjumpa. Saya terus membaca sampai saya mulai menangis. Diary itu bercerita bahwa dia jatuh cinta kepada saya di hari ketika saya patah hati.
Tapi dia takut untuk mengatakannya kepada saya.
Itulah sebabnya mengapa dia begitu diam dan mendengarkan segala perkataan saya. Diary itu menceritakan bagaimana dia ingin mengatakannya kepada saya berkali-kali, tetapi takut. Diary itu bercerita ketika dia ke New York dan jatuh cinta dengan yang lain. Bagaimana dia begitu bahagia ketika bertemu dan berdansa dengan saya di hari pernikahannya.
Dia berkata bahwa ia membayangkan bahwa itu adalah pernikahan kami.
Bagaimana dia selalu tidak bahagia sampai akhirnya harus menceraikan istrinya. Saat-saat terindah dalam kehidupannya adalah ketika membaca huruf demi huruf yang saya tulis kepadanya.
Akhirnya diary itu berakhir dengan tulisan, “Hari ini saya akan mengatakan kepadanya kalau saya mencintainya”
Itu adalah hari dimana dia terbunuh. Hari dimana pada akhirnya saya akan mengetahui apa yang sesungguhnya ada dalam hatinya.
Jika engkau mencintai seseorang, “JANGAN TUNGGU ESOK HARI UNTUK MENGATAKAN KEPADANYA” karena esok hari itu… mungkin takkan pernah ada
Jumat, 01 April 2011
To my lovely Daddy...
Apa kabarmu AYAHku?
Betapa RINDUnya diriku padamu..
Begitu banyak hal yang ingin kuCERITAKAN padamu..
hari ini saat kuMELIHAT seseorang ANAK berjalan bergandengan tangan dengan AYAHnya,,
Kuteringat kembali kepada KENANGAN MANIS kita, ayah..
Kini dapatkah semua kenangan ituw KEMBALI..
Dapatkah kau KEMBALI disini, bersama denganku, dengan kami...
Tuhan, sampaikan rasa SAYANG dan RINDUku padanya...
Disini, didunia ini TAKKAN pernah ada yang dapat MENGGANTIKAN tempatmu, terlebih dalam HATIku ayah..
Suatu saat nanti...
kuyakin...
kita akan BERTEMU lagi ayah
dan
aku akan MENUNGGU sampai saat ituw DATANG..
Satu yang HARUS kau TAW ayah...
Dari HATIku yang terdalam...
ku katakan : "ku MENYAYANGImu ayah"....
Betapa RINDUnya diriku padamu..
Begitu banyak hal yang ingin kuCERITAKAN padamu..
hari ini saat kuMELIHAT seseorang ANAK berjalan bergandengan tangan dengan AYAHnya,,
Kuteringat kembali kepada KENANGAN MANIS kita, ayah..
Kini dapatkah semua kenangan ituw KEMBALI..
Dapatkah kau KEMBALI disini, bersama denganku, dengan kami...
Tuhan, sampaikan rasa SAYANG dan RINDUku padanya...
Disini, didunia ini TAKKAN pernah ada yang dapat MENGGANTIKAN tempatmu, terlebih dalam HATIku ayah..
Suatu saat nanti...
kuyakin...
kita akan BERTEMU lagi ayah
dan
aku akan MENUNGGU sampai saat ituw DATANG..
Satu yang HARUS kau TAW ayah...
Dari HATIku yang terdalam...
ku katakan : "ku MENYAYANGImu ayah"....
Nomor Telepon Darurat....
Ketika anda memanggil-Nya gunakan telepon darurat ini :
*Saat Berduka Cita, tekan Yohanes 14..
*Ketika dikecewakan sesama, tekan Mazmur 27..
*Ketika anda ingin berbuah, tekan Yohanes 15..
*Ketika anda berdosa, tekan Mazmur 51..
*Ketika anda kuatir, tekan Matius 6:19-34..
*Ketika anda dalam bahaya, tekan Mazmur 91..
*Ketika Tuhan terasa jauh, tekan Mazmur 139..
*Ketika iman anda perlu dikuatkan, putar Ibrani 11..
*Ketika anda merasa sendiri dan takut, tekan Mazmur 23..
*Ketika hidup anda sedang dalam kepahitan, tekan 1 Korintus 13..
*Ketika ingin bahagia seperti Paulus, tekan Kolose 3:12-17..
*Ketika ingin tahu kekristenan, tekan 1 Korintus 5:15-19..
*Ketika anda merasa kecewa dan ditinggalkan, tekan Roma 8:31-39..
*Ketika anda menginginkan kedamaian dan ketenangan, tekan Matius 11:25-30..
*Ketika dunia terlihat lebih besar dari Tuhan, tekan Mazmur 90..
*Ketika anda ingin jaminan kekristenan, tekan Roma 8:1-30..
*Ketika anda ingin meninggalkan rumah untuk bekerja atau bepergian, tekan Mazmur 121..
*Untuk penemuan atau kesempatan besar, tekan Yesaya 59..
*Ketika anda membutuhkan keberanian untuk suatu tugas, tekan Yosua 1..
*Supaya dapat bergaul dengan baik terhadap sesama, tekan Roma 12..
*Ketika anda memikir-mikirkan kekayaan, tekan Markus 10..
*Saat anda mengalami depresi, tekan Mazmur 27..
*Ketika anda kesulitan keuangan, tekan Mazmur 37..
*Ketika anda kehilangan kepercayaan terhadap sesama, tekan 1 Korintus 13..
*Ketika orang disekitar kita tampak berlaku tidak baik, tekan Yohanes 15..
*Ketika anda putus asa dengan pekerjaan, tekan Mazmur 126..
*Ketika anda menemukan bahwa dunia mengecil dan anda merasa benar, tekan Mazmur 19..
Seperti ada tertulis dalam kitab Matius 11:28..
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu..
Semoga Nomor-nomor telepon darurat ini dapat membantu anda untuk memecahkan masalah yang sedang anda hadapi, atau setidaknya dapat sedikit melegakan anda..
Jadi, janganlah memendam masalah yang sedang kau hadapi sendirian, tetapi datanglah kepada Tuhan.
Langganan:
Komentar (Atom)




